Cuitan soal Gilang Si"fetish Kain Jarik di Twitter || ini pengakuan korban gilang bungkus.
Gilang bungkus kain jarik masih jadi pembicaraan hangat setelah trending di Twitter. Kasus dugaan pelecehan dengan modus bungkus kain jarik ini memancing reaksi dari pihak yang merasa jadi korban, kampus, hingga pakar kesehatan.
Menurut psikolog forensik , fetis atau fetish memiliki sangat banyak ragam. Inti fetish adalah bagaimana seseorang bisa mengalami keterangsangan seksual dengan berbagai objek yang tidak lazim.
Mahasiswa bernama Gilang kini tengah menjadi pembicaraan lantaran diduga memliliki fetish terhadap orang yang dibungkus kain jarik.
Fetish itu adalah gangguan atau penyimpangan seksual di mana seseorang mencari pemuasan kebutuhan dari benda-benda mati dan bagian tubuh yang non alat reproduksi, bisa jadi itu kaki, tangan, kuku, jempol. Tapi bukan bagian yang biasanya dan wajarnya orang-orang lain secara normal misalnya," jelas dia.
Selain bagian tubuh lain, bisa juga kepada benda mati, misalnya sepatu, sendal, baju, bagian baju dalam dan sebagainya.Selain bagian tubuh lain, bisa juga kepada benda mati, misalnya sepatu, sendal, baju, bagian baju dalam dan sebagainya.Mungkin misalnya ada foto, dibungkus, dilakban, dan diikat.
"Tapi ada juga yang melaporkan pernah disentuh, kemudian juga ada intimidasi dan sebagainya," katanya.
Terkadang, tidak semua orang yang memiliki fetis merasa nyaman karena ia percaya bahwa ketertarikan seksualnya menyimpang.
Hal penting yang perlu dilakukan saat memiliki fetis adalah mengaturnya agar tidak melewati batas dan merugikan orang lain.
Setelah kasus fetish kain jarik viral, makin banyak korban yang berani buka suara.
Seperti yang diketahui, kasus fetish kain jarik ini bermula dari pengakuan seorang pengguna Twitter bernama @m_fikris.
Ia bercerita pengalaman mengerikannya, saat diminta seorang sahabatnya bernama Gilang untuk melakukan sebuah kegiatan yakni membungkus diri dengan kain jarik, dan difoto diberikan kepada sahabatnya tersebut sebagai alasan untuk penelitian.
"Predator "Fetish Kain Jarik" Berkedok Riset Akdemik dari Mahasiswa PTN di SBY A Thread. Sumpah awalnya gw gak ngira si bisa kena pelecehan sexual kek gini. Gw kek bego banget gak tau mana riset mana hal-hal berbau fetish gini, rada shock juga si gw. Tp karena suatu pertimbangan (takut bertambahnya korban) gw jadi berani speak up," cuitnya menceritakan kisahnya.
#viral
#unair
#gilangbungkus
#fetish
Gilang bungkus kain jarik masih jadi pembicaraan hangat setelah trending di Twitter. Kasus dugaan pelecehan dengan modus bungkus kain jarik ini memancing reaksi dari pihak yang merasa jadi korban, kampus, hingga pakar kesehatan.
Menurut psikolog forensik , fetis atau fetish memiliki sangat banyak ragam. Inti fetish adalah bagaimana seseorang bisa mengalami keterangsangan seksual dengan berbagai objek yang tidak lazim.
Mahasiswa bernama Gilang kini tengah menjadi pembicaraan lantaran diduga memliliki fetish terhadap orang yang dibungkus kain jarik.
Fetish itu adalah gangguan atau penyimpangan seksual di mana seseorang mencari pemuasan kebutuhan dari benda-benda mati dan bagian tubuh yang non alat reproduksi, bisa jadi itu kaki, tangan, kuku, jempol. Tapi bukan bagian yang biasanya dan wajarnya orang-orang lain secara normal misalnya," jelas dia.
Selain bagian tubuh lain, bisa juga kepada benda mati, misalnya sepatu, sendal, baju, bagian baju dalam dan sebagainya.Selain bagian tubuh lain, bisa juga kepada benda mati, misalnya sepatu, sendal, baju, bagian baju dalam dan sebagainya.Mungkin misalnya ada foto, dibungkus, dilakban, dan diikat.
"Tapi ada juga yang melaporkan pernah disentuh, kemudian juga ada intimidasi dan sebagainya," katanya.
Terkadang, tidak semua orang yang memiliki fetis merasa nyaman karena ia percaya bahwa ketertarikan seksualnya menyimpang.
Hal penting yang perlu dilakukan saat memiliki fetis adalah mengaturnya agar tidak melewati batas dan merugikan orang lain.
Setelah kasus fetish kain jarik viral, makin banyak korban yang berani buka suara.
Seperti yang diketahui, kasus fetish kain jarik ini bermula dari pengakuan seorang pengguna Twitter bernama @m_fikris.
Ia bercerita pengalaman mengerikannya, saat diminta seorang sahabatnya bernama Gilang untuk melakukan sebuah kegiatan yakni membungkus diri dengan kain jarik, dan difoto diberikan kepada sahabatnya tersebut sebagai alasan untuk penelitian.
"Predator "Fetish Kain Jarik" Berkedok Riset Akdemik dari Mahasiswa PTN di SBY A Thread. Sumpah awalnya gw gak ngira si bisa kena pelecehan sexual kek gini. Gw kek bego banget gak tau mana riset mana hal-hal berbau fetish gini, rada shock juga si gw. Tp karena suatu pertimbangan (takut bertambahnya korban) gw jadi berani speak up," cuitnya menceritakan kisahnya.
#viral
#unair
#gilangbungkus
#fetish
- Category
- Mummification Bondage
- Tags
- siri bdsm, busty bdsm, nose hook bdsm
Be the first to comment